Arsip untuk Juni 11, 2013

Tentang Editing Video

Posted: Juni 11, 2013 in Oktober

Sejarah Editing

Pada saat lumiere mulai membuat film, editing belum menjadi bagian dari proses pembuatan film. Karena pada saat itu film-film lumiere hanya terdiri dari satu buah shot (single shot) dengan panjang durasi yang sama dengan kejadian sesungguhnya (real time). Tidak ada manipulasi waktu.

Melies adalah orang pertama yang membuat film dengan melalui proses editing. Editing yang dilakukannya masih sangat sederhana. Film pertamanya yang menggambarkan perjalanan orang ke bulan (a trip to the moon) hanya menggunakan editing untuk kesinambungan bercerita (cutting to continuity). Melies melakukan editing untuk menyambung tiap2 adegan yang hanya terdiri dari satu shot untuk tiap adegannya (sequence shot). Le Voyage Dans la Lune – A Trip to the Moon (1902).

Dari sini bisa kita simpulkan bahwa editing terjadi apabila terjadi proses pemotongan dari banyak shot. Seiring dengan perkembangan jaman, editing juga mengalami perubahan. Sebuah film tidak lagi terdiri dari satu shot untuk tiap adegannya. Kita juga kemudian mengenal adanya tipe shot. Sehingga editing memegang peranan yang cukup penting dalam pembuatan dalam sebuah film. Dengan adanya editing, kita akhirnya mengenal adanya film time, waktu yang terjadi dalam film. Editing dapat melakukan manipulasi waktu dalam film. Sehingga waktu yang diciptakan bisa menjadi lebih singkat, atau malah sebaliknya menjadi lebih lambat. Sebagai contoh, sebuah kejadian 10 tahun bisa diceritakan hanya dalam waktu 10 menit. Begitu juga waktu yang hanya 10 menit, bisa diceritakan menjadi 1 jam. Meskipun tahapan editing dikerjakan oleh editor dan dilakukan setelah proses pengambilan gambar, pemikiran editing (editorial thinking) sudah harus dilakukan oleh semua tim kreatif jauh sebelum pengambilan gambar dimulai. Sehingga ketika semuanya sudah masuk ke meja editing menjadi materi yang siap untuk diedit.

Pengertian Editing

Editing adalah proses penyambungan gambar dari banyak shot tunggal sehingga menjadi kesatuan cerita yang utuh. Editor menyusun shot-shot tersebut sehingga menjadi sebuah scene, kemudian dari penyusunan scene-scene tersebut akan tercipta sequence sehingga pada akhirnya akan tercipta sebuah film yang utuh. Ibarat menulis sebuah cerita, sebuah shot bisa dikatakan sebuah kata, scene adalah kalimat, sequence adalah paragraph. Sebuah cerita akan utuh bilah terdapat semua unsur tersebut, begitu juga dengan film.

Seorang editor harus tahu bagaimana bertutur cerita yang baik. Dia bertanggung jawab dalam pengerjaan akhir sebuah film. Tanpa proses editing yang baik, sebuah produksi yang telah mengorbankan uang dan tenaga menjadi sia-sia. Memang benar, seorang editor hanya bisa menghasilkan film yang baik, sebaik materi yang dia terima. Hanya saja, seorang editor yang baik dan kreatif mampu menutupi semua kekurangan yang dialami ketika proses pengambilan gambar. Sehingga penonton tidak pernah tahu dimana letak ketidaksempurnaan itu.

Seorang editor dituntut untuk membuat keputusan setiap saat. Dia menentukan shot mana yang akan dipakai, berapa lama shot itu akan dipakai, kapan sebuah shot harus dipotong, bagaimana urutan shot yang disusun, dan sebagainya. Sebuah awal adegan bisa saja dimulai dengan Establish Shot sebuah tempat kejadian, tapi bisa juga dimulai dengan Close Up aktor. Sebuah materi yang sama bisa menghasilkan banyak kemungkinan. Apalagi dikerjakan oleh editor yang berbeda. Jangan ragu untuk bereksperimen dalam menyusun shot-shot tersebut.

Untuk membantu menentukan keputusan-keputusan tersebut, ada tiga hal yang perlu diperhatikan. Antara lain:

  1. Fungsional, menentukan sebuah shot berdasarkan fungsinya. Sebuah shot lebar (Wide Shot) mempunyai fungsi yang berbeda dengan shot padat (Close Shot). Untuk menekankan sesuatu biasanya digunakan shot padat.

  2. Proposional, menempatkan sebuah shot sesuai dengan proporsinya. Panjang pendek sebuah shot haruslah proposional. Begitu juga dengan penentuan titik potong (cutting point) dari sebuah shot. Penempatan shot yang terlalu panjang akan membuat penonton menjadi bosan, meskipun shot itu sangatlah baik. Begitu juga dengan penempatan shot yang terlalu pendek akan membuat penonton tidak menangkap pesan yang ingin disampaikan.

  3. Struktural, menentukan struktur susunan shot yang dibuat. Struktur editing tidaklah harus berurutan dari a sampai z. Bisa saja strukturnya dimulai dari b-c-a-g-d dan seterusnya. Ini juga dikenal sebagaijuxtaposition.

Pertimbangan ketiga hal diatas agar tujuan dari pesan yang ingin kita sampaikan bisa tercapai dengan baik.

TIPS
Posisikan diri kita sebagai penonton setelah kita selesai mengedit sebagian atau seluruh film kita. Tanyakan pada diri kita apakah pesan yang ingin disampaikan bisa diterima atau tidak. Mintalah bantua orang lain untuk menonton hasil kita untuk membantu mengurangi penilaian kita yang terlalu subyektif. Tanyakan juga kepada mereka apakah pesan yang mereka terima, apakah sudah sama dengan pesan yang ingin kita sampaikan.

Editing Berdasarkan Media Rekamnya

  1. Editing dengan media seluloid. Editing dengan media seluloid secara fisik memotong dan menyambung pita seloluid. Biasanya menggunakan alat editing dengan merk STEINBECK dan MOVIOLA.

  2. Edting dengan media videoEditing dengan melakukan proses copy dari satu pita video ke pita video yang lain. Menggunakan minimal dua alat yang berfungsi sebagai pemutar dan perekam (VTR, Video Tape Recorder). Editing seperti ini juga dikenal sebagai editing Deck to Deck atau Tape to Tape. Karena menggunakan alat analog, kemungkinan terjadinya penurunan kualitas sangatlah besar. Selain itu, kemungkinan pita tergores (scratch) juga besar dikarenakan terlalu seringnya pita kita diputar.

Saat ini hampir semua proses editing dilakukan dengan menggunakan komputer. Semua materi terlebih dahulu ditransfer (capture/digitize) ke dalam komputer, baru kemudian dilakukan proses editing. Untuk ini diperlukan seperangkat komputer multimedia dengan video capture card (firewire card apabila menggunakan video digital) dan software editing. Saat ini banyak sekali software editing yang beredar di pasaran. Yang paling sering digunakan dalam dunia profesional untuk Digital Video (DV) adalah AVID XpressPro®, Adobe Premiere Pro® dan Final Cut Pro®.

Dalam pengerjaannya, editing dibagi menjadi 2, yaitu:

  1. Linear Editing

Editing dengan menyusun gambar satu per satu secara berurutan dari awal hingga akhir (seperti membentuk sebuah garis lurus tanpa putus). Sehingga seandainya terjadi kesalahan dalam menyusun gambar, kita harus mengulang kembali proses editing yang telah kita lakukan. Editing dengan proses seperti ini biasanya dilakukan dengan media video.

  1. Non-Linear Editing (NLE)

Editing dengan menyusun gambar secara acak (tidak berurutan). Dengan editng seperti ini, kita tidak lagi harus memulai editing dari awal dan berurutan hingga akhir. Kita bisa saja memulainya dari tengah, akhir, atau darimana pun. Tergantung dari materi mana yang telah siap terlebih dahulu. Dengan editing ini juga, memungkinkan kita untuk merubah susunan dan panjang gambar yang telah kita buat sebelumnya. Editing dengan proses seperti ini hanya mungkin dilakukan pada media seluloid dan tekhnologi digital (komputer). Karena editing dengan media film sudah sangat jarang digunakan dan pemakaian komputer untuk editing semakin sering kita temui, maka Non Linear Editing identik dengan Digital Video Editing. Editing yang akan kita gunakan adalah Non-Linear Editing

Editing Dokumenter

Secara Garis Besar, jenis film terbagi menjadi 2, yaitu fiksi (cerita) dan non-fiksi (dokumenter). Dalam pengerjaannya, khususnya di bidang editing, tiap-tiap film membutuhkan penanganan khusus. Sebuah film cerita lebih menekankan pada pengembangan plot cerita, sedang dokumenter lebih menekankan pada pemaparan sebuah tema.

Produksi film cerita biasanya jauh lebih bisa dikontrol daripada dokumenter. Skenario yang telah dibuat kemudian dipecah menjadi gambar-gambar yang siap di rekam (director shot/shot list). Kemudian semua kru mempersiapkan adegan yang akan direkam. Penataan kamera, lampu, warna, pemain dan sebagainya disiapkan untuk menerjemahkan skenario yang ada menjadi gambar (footage) yang siap diedit. Setelah itu editor bertugas menggabung potongan-potongan shot tersebut menjadi satu kesatuan cerita yang utuh sesuai dengan skenario yang telah dibuat.

Dokumenter secara umum bekerja dengan cara yang berlawanan. Tidak ada pemain disini, hanya subyek yang diikuti oleh pembuat film. Orang-orang sungguhan yang berada dalam suasana sungguhan, melakukan hal-hal yang biasa mereka lakukan. Penempatan kamera dan lampu hendaknya bukan menjadi hal yang menonjol. Peristiwa yang terjadi di depan kita tidak memungkinkan untuk kita melakukan itu. Peran sutradara menjadi tidak besar. Film dokumenter dibentuk di dalam editing. Ini menjadikan editor memiliki fungsi yang sangat penting dalam menyelesaikan pembuatan film dokumenter. Fungsi ini memberi kebebasan lebih bagi seorang editor dokumenter. Hanya saja yang perlu diingat adalah, dengan kebebasan juga tertadapat tanggung jawab yang besar.

Tahapan Editing

Film Fiksi

Keterangan:

  • Logging: Mencatat dan memilih gambar yang akan kita pilih berdasarkan timecode yang ada dalam masing-masing kaset.

  • NG Cutting: Memisahkan shot-shot yang tidak baik (NG/Not Good)
    Capture / Digitize: Proses memindahkan gambar dari kaset ke komputer

  • Assembly: Menyusun gambar sesuai dengan skenario

  • Rough Cut: Hasil edit sementara. Sangat dimungkinkan terjadinya perubahan.

  • Fine Cut: Hasil edit akhir. Setelah mencapai tahapan ini, susunan gambar sudah tidak bisa lagi berubah.

  • Visual Graphic: Penambahan unsur-unsur graphic dalam film. Seperti teks, animasi, color grading, dsb.

  • Sound Editing/Mixing: Proses editing dan penggabungan suara. Suara meliputi Dialog, Musik dan Efek Suara

  • Married Print: Proses penggabungan suara dan gambar yang tadinya terpisah menjadi satu kesatuan.

  • Master Edit: Hasil akhir film.

Film Dokumenter

Tidak seperti film fiksi yang memiliki skenario, seperti yang disebut diatas, film dokumenter baru bisa dibentuk di editing. Untuk itu seorang editor bersama sutradara dan penulis skenario diharuskan menonton semua hasil shooting. Setelah itu kita bisa memulai editing di atas kertas, menentukan bentuk yang kita inginkan. Sementara kita melakukan ini, proses capture / digitize bisa dilakukan.

Istilah Teknis Editing

Metode Editing

Terbagi menjadi 2, yaitu CUT dan TRANSISI

Cut
Proses pemotongan gambar secara langsung tanpa adanya manipulasi gambar

Transisi
Proses pemotongan gambar dengan menggunakan transisi perpindahan gambar

Optical Effect secara garis besar terbagi menjadi 3, al:

  1. Wipe, perpindahan gambar dengan menggeser gambar lainnya. Wipe meliputi banyak transisi, antara lain wipeslide, dll.

  2. Fade, gambar secara perlahan muncul atau menghilang. Fade meliputi fade infade out dandissolve.

  3. Superimpose, dua gambar atau lebih yang muncul menumpuk dalam satu frame.

Dengan adanya teknologi komputer, transisi tidak lagi didasari oleh perpindahan gambar. Kita bisa menggunakan transisi berdasar elemen/bagian dari gambar, baru kemudian disambung dengan bagian lain dari gambar tersebut sampai gambar tersebut menjadi utuh.

TIPS
Pergunakan transisi sesuai dengan tujuan yang ingin kita capai. Penggunaan transisi secara berlebihan dan tidak tepat akan memberi kesan yang tidak baik bagi film kita.

Cut terbagi menjadi 2, al:

  1. Match Cut, penggabungan 2 shot yang saling berkesinambungan

  2. Cut Away, penggabungan 2 shot yang sama sekali berbeda

Dalam film fiksi, match cut secara mutlak wajib dilakukan. Match cut memungkinkan sebuah film yang terdiri dari banyak shot yang terpotong-potong, seolah-olah bagaikan rangkaian gambar yang mengalir tanpa terasa adanya potongan.

Hal-hal yang harus diperhatikan agar terciptanya match cut:

  1. Matching the look menyamakan arah pandang tiap2 subyek pada tiap2 gambar yang disambung.

  2. Matching the position menyamakan letak/posisi obyek pada tiap2 gambar yang disambung.

  3. Matching the movement menyamakan arah gerak subyek pada tiap2 gambar yang disambung.

Apabila kita mengabaikan ketiga hal diatas, maka akan terasa ada loncatan (jumping) dalam penggabungan gambar yang kita lakukan. Dengan memperhatikan match cut, maka akan tercipta adanya Continuity Editing.

Dalam film dokumenter, karena penanganannya berbeda dengan film fiksi seperti yang sudah di atas, continuity editing tidaklah mutlak dilakukan. Fungsi editing dalam dokumenter lebih mengarah ke cutting to continuity, editing dilakukan untuk kesinambungan bercerita, bukan kesinambungan antar shot.

Iklan

Manfaat Daun Sirsak dan Buah nya

Posted: Juni 11, 2013 in Oktober

Manfaat Daun Sirsak Dan Buah Sirsak Serta Kandungan Yang Terdapat Untuk Kesehatan: Mengobati Penyakit Kanker, Mengobati Sakit Pinggang, Mengobati Diare Pada Bayi, Mengatasi Ambeien, Obat Menghilangkan Bisulan, Obat Nyeri Otot

Khasiat Daun Sirsak

=============================

Sirsak, (Annona Muricata Linn) merupakan kerabat dekat srikaya (Anona squamosa Linn). Tanaman sirsak berasal dari daerah tropis Amerika, yaitu sekitar Peru, Meksiko, dan Argentina. Di tempat asalnya, sirsak merupakan buah penting dan bergengsi. Sirsak sangat populer karena aromanya yang tajam serta memiliki sensasi rasa yang manis keasaman. Buah ini bisa kita dapatkan dengan mudah dipasaran, baik pasar tradisional maupun pasar modern seperti supermarket.

Buah sirsak memiliki banyak manfaat bagi kesehatan, karena di dalamnya mengandung zat-zat yang dapat yang mampu menangkal beragam penyakit, seperti menangkal asam urat, hipertensi, osteoporosis, dan bisa membuat awet muda. Manfaat lainnya, meningkatkan daya tahan tubuh, menyembuhkan wasir, dan memperlancar pencernaan makanan.

Tak hanya buahnya, daun sirsak juga dapat kita manfaatkan untuk menjaga kesehatan. Manfaat daun sirsak untuk kesehatan mungkin sudah tidak asing lagi. Hal ini seiring dengan banyaknya bermunculan beragam produk kesehatan herbal yang terbuat dari daun sirsak. Beberapa macam manfaat daun sirsak untuk kesehatan diantaranya 

Khasiat Daun Sirsak Untuk Kesehatan:

1. Mengobati Penyakit Kanker

Pengobatan yang dilakukan oleh suku amazon pada awal tahun 90-an menjadi inspirasi peneliti farmasi dari Amerika Serikat untuk mencari obat kanker. Ya benar, orang amazon sudah lebih dulu memanfaatkan daun sirsak untuk mengobati kanker sebelum masyarakat modern mengahuinya. Setelah diteliti lebih lanjut diketahui bila daun sirsak memiliki zat aktif yang dapat melawan kanker 10.000 kali lebih kuat dibandingkan dengan kemoterapi. Sayangnya hasil penelitian tersebut “dikubur” karena takut mengganggu penjualan kemoterapi yang “menguntungkan” bagi industri pengobatan. Sampai pada awal 2000-an tabir mengenai manfaat daun sirsak yang dapat mengobati kanker berhasil dikuak kembali.

Pusat Penelitian Kanker Chemoprevention Universitas Gadjah Mada (UGM CCRC) Indonesia menemukan kembali bila daun Graviola ( sebutan daun sirsak oleh ahli farmasi ) sebagai obat kanker, Nur Qumara Fitriyah. Dosis yang diuji dalam pengobatan tersebut sebagai berikut :
10 daun sirsak berwarna hijau tua direbus dengan 3 gelas air atau 600 cc dipanaskan hingga tersisa satu gelas air atau 200 cc setelah itu di dinginkan, kemudian di saring lalu di minum setiap pagi. Untuk memperoleh hasil yang maksimal obat herbal ini diberikan selama 3 – 4 minggu. Selain itu juga dibutuhkan pemeriksaan lab untuk mengetahui peningkatannya.

2. Mengobati Sakit Pinggang

Penyakit ini adalah hal umum yang diderita oleh orang lanjut usia dimana otot dan tulang mulai raput. Bisa juga disebabkan karena asam yang meningkat dalam otot pinggang sehingga perlu di netralisir. Untunglah kini telah ditemukan berbagai macam jenis pengobatan modern yang bisa mengatasi masalah tersebut. Tapi soal harga lumayan mahal, untuk mensiasatinya gunakan daun sirsak untuk menyembuhkan nyeri tersebut.

3. Mengobati Diare Pada Bayi

Diare pada bayi seringkali membuat orang tua khususnya ibu menjadi bingung. Beruntunglah bila Anda yang mempunyai bayi tidak sengaja mampir di blog ini karena akan kami bocorkan rahasia menakjubkan dari sirsak yang dapat mengatasi diare pada bayi. Caranya, ambil perasan sirsak berikan pada bayi 3 -4 kali sehari.

4. Mengatasi Ambeien

Penyakit paling menjengkelkan yang pernah ada. Seringkali dialami oleh perempuan, entah kenapa sebabnya tapi yang jelas kini tak usah risau lagi sebab cara mengatasinya cukup mudah. Minum satu gelas air sirsak pagi dan sore niscara ambeien Anda akan tuntas. Jika sakit berlanjut segera hubungi dokter.

5. Menghilangkan Bisulan

Bisul adalah salah satu gangguan kulit yang menjadi momok selain nyeri, ternyata bisul muncul tidak kenal tempat. Bisa di tubuh bisa juga diwajah, nah yang paling merepotkan bila munculnya di wajah karena bisa mengganggu kecantikan. Untuk mengatasinya ambil 7 daun sirsak yang masih muda tempelkan pada bisul sampai mengering.

6. Mengatasi penyakiT Musiman

Pilek adalah salah satu contok penyakit musiman yang disebabkan karena menurunnya kekebalan tubuh. Influenza tidak dapat dimusnahkan didalam tubuh, virus ini hanya dapat di lemahkan kemampuannya. Yang dapat melemahkan adalah sistem imun dalam tubuh. Oleh sebab itu, jika tiba – tiba kita terserang penyakit flu itu pertanda kekebalan tubuh kita menurun. Apa hubungannya dengan daun sirsak ? Ternyata daun ini dapat meningkatkan kekebalan tubuh secara alami sehingga dapat dimanfaatkan untuk mengatasi penyakit pilek.

7. Mengatasi Nyeri Otot

Pernah melihat tayangan iklan obat oles untuk mengatasi nyeri otot ? Yang punya televisi di rumah pasti pernah melihat iklan tersebut. Ternyata daun sirsak yang ditumbuk memiliki khasiat yang sama dengan obat oles tersebut. Caranya, tumbuk daun sirsak tempelkan pada bagian yang nyeri, secara berangsung nyeri tersebut akan hilang.

==============================

Buah Sirsak


Manfaat Buah Sirsak Untuk Kesehatan:

Buah sirsak mengandung banyak vitamin, namun yang paling dominan pada buah sirsak adalah vitamin C, yaitu sekitar 20 mg per 100 gram daging buah. Kebutuhan vitamin C per orang per hari (yaitu 60 mg), telah dapat dipenuhi hanya dengan mengkonsumsi 300 gram daging buah sirsak. Kandungan vitamin C yang cukup tinggi pada sirsak menjadikan buah ini sebagai antioksidan yang sangat baik untuk meningkatkan daya tahan tubuh dan memperlambat proses penuaan.

Sementara itu kandungan lain yang terdapat pada buah sirsak adalah Mineral, yaitu fosfor dan kalsium, masing-masing sebesar 27 dan 14 mg/100 g. Kedua mineral tersebut penting untuk pembentukan massa tulang, sehingga berguna untuk membentuk tulang yang kuat serta menghambat osteoporosis atau tulang kropos.

Bukan hanya gizi, buah sirsak juga sangat kaya akan komponen non gizi. Salah satu diantaranya adalah mengandung banyak serat pangan (dietary fiber), yaitu mencapai 3,3 g/ 100 g daging buah.
Jika kita mengkonsumsi 100 g daging buah sirsak maka kita sudah memenuhi 13 persen kebutuhan serat pangan sehari. Buah sirsak juga kaya akan senyawa fitokimia, sehingga dapat dipastikan bahwa buah tersebut sangat banyak manfaatnya bagi kesehatan.

Berbagai manfaat sirsak untuk terapi antara lain pengobatan batu empedu, antisembelit, asam urat, dan meningkatkan selera makan. Selain itu, kandungan seratnya juga berfungsi untuk memperlancar pencernaan, terutama untuk pengobatan sembelit (susah buang air besar).

Manfaat lainya yaitu:

1. Mengobati Bayi Mencret (diare).
Siapkan buah sirsak yang sudah masak, kemudian peras dan disaring untuk diambil airnya. Minumkan pada bayi yang mencret sebanyak 2-3 sendok makan.

2. Mengobati Ambeien.
Peras buah sirsak yang sudah masak, ambil airnya sebanyak 1 gelas, minum sebanyak 2 kali sehari, pagi dan sore.

3. Mengobati kencing sedikit sedikit (Anyang-anyangen).
Siapkan buah sirsak setengah masak dan gula pasir secukupnya. Sirsak dikupas dan direbus dengan gula bersama-sama dengan air sebanyak 2 gelas, disaring dan diminum airnya.

4. Sakit Kandung Air Seni.
Siapkan buah sirsak yang setengah masak, gula dan garam secukupnya. Masak semua bahan menjadi kolak. Dimakan biasa, dan dilakukan hal tersebut rutin setiap hari selama 1 minggu berturut-turut.

5. Mengobati Penyakit Liver.
Untung mengobati liver maka anda puasa makanan makanan lain. Anda hanya perlu meminum juice sirsak selama 1 minggu sebagai pengganti makanan.

=============================

Cara pengolahan/pembuatan resep obat tradisional daun sirsak:

Obat sakit pinggang:

cara membuatnya adalah sebagai berikut
Ambillah daun sirsak kira-kira 20 lembar, kalau ada dikebun belakang rumah, kalau nggak ada beli dahulu dipasar, biasanya banyak yang jual dipasar.

Cuci bersih daun sirsak yang sudah disiapkan, daun sirsak yang sudah kita cuci bersih tersebut, kita rebus dengan perbandingan 20 lembar daun sirsak untuk 5 gelas air, rebus sampai airnya berkurang kira-kira menjadi 3 gelas
Minum ramuan tersebut, 1 kali sehari, sekali minum tiga perempat.

Mengobati bisul:

Cara membuatnya pun cukup mudah, cara membuatnya adalah sebagai berikut: Ambillah beberapa lembar daun sirsak yang masih muda, jangan terlalu tua. Setelah itu kita tempelkan daun sirsak tersebut kita tempelkan dibisul tersebut

Mengobati rematik:

Cara pembuatan obat rematik dari daun sirsak adalah sebagai berikut: Siapkan beberapa lembar daun sirsak yang tidak terlalu tua dan juga tidak terlalu muda, yang sedang-sedang saja kata 


Obat Darah Tinggi:

Bahan :

Daun sirsak
Sedikit madu
Daun salam
Rambut jagung manis muda

Cara membuat :

Rebus 10 daun daun sirsak dengan 4 gelas air.
Tambahkan sedikit madu untuk rasa, rebus hingga 2-3 gelas air tersisa.
Bisa juga ditambahkan daun salam dan rambut jagung manis (muda).
Minum 2-3 kali sehari.

Arti Cinta dan Maknanya

Posted: Juni 11, 2013 in Oktober

Cinta adalah sebuah perasaan yang diberikan oleh Tuhan pada sepasang manusia untuk saling mencintai, saling memiliki, saling memenuhi, saling pengertian dll.Cinta adalah memberikan kasih sayang bukannya
rantai. Cinta juga tidak bisa dipaksakan dan datangnya pun kadang secara tidak di sengaja. CInta indah namun kepedihan yang ditinggalkannya kadang berlangsung lebih lama dari cinta itu sendiri. Batas cinta dan benci juga amat tipis tapi dengan cinta dunia yang kita jalani serasa lebih ringan.

Cinta itu perasaan seseorang terhadap lawan jenisnya karena ketertarikan terhadap sesuatu yang dimiliki oleh lawan jenisnya.Namun diperlukan pengertian dan saling memahami untuk dapat melanjutkan hubungan, haruslah saling menutupi kekurangan dan mau menerima pasangannya apa adanya, tanpa pemaksaan oleh salah satu pihak. Berbagi suka bersama dan berbagi kesedihan bersama.

Cinta itu adalah sesuatu yang murni, putih, tulus dan suci yang timbul tanpa adanya paksaan atau adanya sesuatu yang dibuat-buat.Suatu perasaan terdalam manusia yang membuatnya rela berkorban apa saja demi kebahagiaan orang yang dicintainya.Pengorbanannya itu tulus, tidak mengharap balasan.Cinta, membuat bahagia, duka ataupun buta. Cinta itu penuh pengorbanan, kepahitan, keindahan dan kehangatan.

Cinta adalah perasaan hangat yang mampu membuat kita menyadari betapa berharganya kita, dan adanya seseorang yang begitu berharga untuk kita lindungi.Cinta tidaklah sebatas kata-kata saja, karena cinta jauh lebih berharga daripada harta karun termahal di dunia pun.Cinta merupakan anugerah yang tak ternilai harganya dan itu di berikan kepada makhluk yang paling sempurna, manusia.

APA CINTA ITU SESUNGGUHNYA

Cinta itu adalah imaginasi tanpa makna, saat dimana mereka bahagia bersama.Walau hanya sekedar berbincang biasa, sudah dapat membuat hati sedingin es menjadi sehangat bunga mentari.Dan ketika orang itu tidak ada, sebuah perasaan kehilangan pun menjamur.Menyayangi satu sama lain seolah dunia ini hanya milik berdua.Cinta adalah saling memberi kebahagian bukan satu memberi kebahagian satu memberi penderitaan.Bagaikan mutiara, cinta tidak akan memiliki arti sesungguhnya jika hanya bertepuk sebelah tangan.

APA ITU CINTA

Mereka yang tidak menyukainya menyebutnya tanggung jawab
Mereka yang bermain dengannya, menyebutnya sebuah permainan
Mereka yang mencintai, menyebutnya takdir
Mereka yang tidak memilikinya, menyebutnya sebuah impian
Jika ingin dicintai, belajarlah mencintai dahulu
Cinta yang agung terus bertumbuh selama kehidupan

Manfaat Bermain Musik

Posted: Juni 11, 2013 in Oktober

Menurut saya banyak orang menganggap bahwa bermain musik hanyalah sekedar hobi, sarana untuk mengekspresikan perasaan, atau dipandang sebelah mata, namun penelitian berkata lain. Melalui penelitian, bermain musik memiliki manfaat bagi yang memainkannya dalam jangka waktu yang panjang.

Musik termasuk kedalam kurikulum di bangku sekolah (entah seluruh sekolah di Indonesia ada pelajaran musik atau hanya beberapa sekolah saja yang ada). Alat musik yang dimainkan di bangku sekolah hanya recorder dan/atau pianika. Pelajaran yang diajarkan pun sangat dasar, antara lain :
1. musik memiliki tangga nada mayor dan minor, beserta rentang nadanya masing-masing
2. do re mi fa sol la si do / C D E F G A B C
3. membaca not angka, bukan not balok

Guru yang mengajar musik belum tentu lulusan musik atau yang expert dalam musik, mungkin hanya mengerti dasarnya saja. Setelah murid-murid naik kelas dan pelajaran musik sudah tidak ada dalam kurikulum lagi, mereka akan melupakan musik tanpa mengetahui manfaat dari bermain musik. Berikut beberapa manfaat dari bermain musik (beberapa poin diambil dari artikel-artikel yang membahas tentang manfaat bermain musik) :

1. Meningkatkan kemampuan otak
Bermain musik dapat meningkatkan ketajaman otak, fungsi kognitif, dan daya ingat. Bermain musik dapat mengembangkan otak kiri (rasionalitas dan logika) dan otak kanan (imaginasi dan kreatifitas). Ketepatan nada, irama, menghafal lagu, dan kecepatan membaca kunci atau not balok merangsang otak kiri untuk bekerja. Sedangkan mendengar lagu, kemampuan “menceritakan” lagu, ”merasakan” lagu, dan kreatifitas dalam mengkreasikan sebuah lagu merangsang otak kanan.

Artikel Kompas menuliskan bahwa bermain musik dapat memelihara kemampuan kognitif termasuk kemampuan verbal dan non verbal, kemampuan non verbal seperti kemampuan visual dan spasial. Belajar musik juga dapat meningkatkan kemampuan berbahasa asing karena buku yang digunakan untuk berlatih musik biasanya berbahasa Jepang, Jerman, dan Inggris.

2. Menenangkan hati
Musik tidak hanya menenangkan hati pendengar, namun juga bagi yang memainkannya. Sebuah artikel menuliskan bahwa bermain musik bisa menghasilkan endorfin, yakni hormon bahagia sehingga membuat hati menjadi lebih tenang walaupun suasana hati sedang buruk.

Musik dapat diandaikan sebagai kertas kosong untuk menceritakan atau melampiaskan perasaan dan emosi seseorang, sedangkan alat musik menjadi pena. Contohnya, Moonlight Sonata karya Beethoven yang gelap seperti menceritakan kesedihan Beethoven. Beda dengan Eine Kleine Nachtmusik karya Mozart yang menggambarkan kemeriahan dan lika liku kehidupan malam. Berbeda pula dengan Canon karya Pachelbel yang sangat populer.

3. Melatih disiplin dan kesabaran
Kebanyakan mereka yang baru terjun belajar musik berawal mula dari keinginan untuk menjadi pemusik handal favoritnya, misalnya ingin seperti Vanessa Mae, Depapepe, Santana, atau lainnya. Mata akan terbuka ketika pertama kali belajar musik yang sesungguhnya, bahwa belajar musik membutuhkan proses yang panjang, tidak bisa satu dua kali belajar langsung bisa seperti pemusik handal. Akibatnya, berguguranlah satu persatu niat untuk belajar musik.

Belajar musik membutuhkan disiplin dan kesabaran yang tinggi. Disiplin berlatih 2-3 kali seminggu selama 30 menit atau lebih, mengulang pelajaran yang dirasa sulit hingga menguasainya, dan berlatih bertahun-tahun hingga handal. Teman saya pernah berkomentar bahwa orang yang main musik biasanya sabar. Saya diceritakan bahwa di tempat saya bekerja pernah ada karyawan yang bekerja sampingan sebagai guru piano. Walaupun dimarahi oleh atasan, ia tetap santai dan tidak pernah emosi satu kalipun. Terbukti kalau pemusik cenderung memiliki sifat yang sabar karena memang sudah terlatih dalam hal disiplin dan kesabarannya.

4. Melatih kepercayaan diri
Bermain musik tidak selamanya dimainkan untuk diri sendiri. Pemusik tidak akan berkembang jika mengurung dirinya tanpa pernah menunjukkan kemampuannya bermain musik. Walaupun sangat gugup, pemusik dituntut untuk berani dan percaya diri ketika perform di depan umum bahwa dirinya mampu memainkan musik dengan baik. Adanya kepercayaan diri atau tidak di dalam diri pemusik akan tampak dari permainannya apakah mengekang (tidak lepas) atau mengalir dengan sempurna.

5. Melatih kerja sama
Solo, duet, trio, quartet, atau yang lebih banyak lagi seperti orkestra membutuhkan kerja sama yang tinggi. Walaupun solo, pemusik tetap harus diiringi dengan musik lain sebagai background music untuk memperindah. Semakin besar jumlah pemain musik semakin tinggi kebutuhan akan kerja samanya.

Dalam orkestra misalnya, jika salah satu nada saja salah maka sang konduktor akan menyetop permainan dan menegur. Walau hanya 1 nada dan 1 orang yang salah, permainan otomatis dihentikan sehingga anggota orkestra yang tidak bersalah juga ikut terkena imbasnya. Dalam musik, tidak ada yang bisa menonjolkan seolah-olah dirinya sendiri saja yang berjasa.

3. Jenis-jenis Monitor
Sebagai media keluaran (output) yang memiliki fungsi krusial dalam kelancaran penggunaan komputer, teknologi monitor hingga saat ini berkembang sangat pesat. Selama tahap pengembangannya layar monitor dikelompokkan menjadi 3 jenis, yaitu Cathod Ray Tube (CRT), Liquid Crystal Display (LCD) dan Plasma gas.

 

Cathod Ray Tube (CRT)

Cathod Ray Tube (CRT) atau dalam bahasa Indonesia disebut sebagai tabung sinar katoda, ditemukan oleh Karl Ferdinan Braun. Pada awalnya monitor yang ada selama perkembangan generasi komputer, menggunakan teknologi tabung sinar katoda sebagai layar penampilnya. Monitor CRT memanfaatkan tumbukan elektron untuk memunculkan titik cahaya pada layar. Teknologi ini juga umum digunakan pada layar televisi. Karena menggunakan tabung sinar katoda, monitor jenis ini biasanya memiliki ukuran yang relatif besar dan tidak ringan.

Tampilan layar biasanya cembung, dan terkadang mendistorsi tampilan gambar, yang seharusnya ditampilkan datar bisa jadi tampak melengkung pada monitor CRT.

Liquid Crystal Display (LCD)

Teknologi LCD tidak lagi menggunakan tabung elektron untuk memancarkan sinar, akan tetapi menggunakan semacam kristal cair yang bisa berpendar. Kristal cair merupakan molekul organik kental yang mengalir seperti cairan, tetapi memiliki struktur spasial seperti kristal. Dengan menyorotkan sinar melalui kristal cair, intensitas sinar yang keluar dapat dikendalikan secara elektrik sehingga membentuk panel-panel datar. Lapisan yang terdapat dalam LCD yaitu : polaroid belakang, elektroda belakang, plat kaca belakang, kristal cair, plat kaca depan, elektroda depan, polaroid depan.

Monitor jenis ini memiliki radiasi yang minim karena cara kerja LCD tidak melakukan penembakan elektron seperti pada cara kerja CRT, sehingga mata juga tidak cepat lelah
ketika menggunakan monitor jenis ini. LCD banyak sekali diminati karena sifatnya yang rendah radiasi, bentuknya menarik dan hemat energi.

Plasma Gas

Plasma gas atau yang lebih dikenal dengan monitor plasma, menggunakan teknologi gabungan dari CRT dan LCD. Plasma memanfaatkan gas fosfor untuk meningkatkan kualitas gambar yang ditampilkan. Monitor plasma ini memanfaatkan fosfor seperti teknologi CRT. Perbedaannya terletak pada layar monitor plasma yang dapat berpendar tanpa adanya bantuan cahaya di belakang layar. Hal tersebut mengakibatkan energi yang diserap oleh monitor plasma tidak sebesar pada monitor CRT. Kontras warna yang dihasilkanpun lebih baik dari LCD.
Panel Digital Light Processing (DLP) merupakan alat yang pada umumnya digunakan dalam teknologi monitor plasma. DLP inilah yang menangkap sinyal image dasar berupa warna merah, abu-abu dan hitam (RGB). Warna RGB kemudian dipisahkan oleh roda warna, kemudian dipantulkan oleh gas fosfor dan dipertemukan dalam mata kita.

Monitor plasma sering kali dipergunakan untuk seminar dalam ruangan besar yang membutuhkan layar besar untuk menampilkan presentasi. Pada monitor plasma, gas fosfor akan mengeluarkan sinar ultraviolet jika dipanaskan oleh sinyal listrik. Sinar ultraviolet tersebut kemudian menampilkan gambar di layar. Akibat teknologi yang digunakan, TV plasma sangat mudah panas. Bahkan di beberapa kasus, bila suhu ruangan tidak stabil, monitor plasma bisa meledak. Selain itu, monitor jenis ini rentan terhadap gangguan pada gambar, seperti efek gosong di gambar, smearing (tertinggalnya sinyal gambar di layar), juga color binding (lambatnya perubahan warna pada adegan-adegan cepat).