Arsip untuk November 19, 2011

Didalam lingkungan masyarakat diperlukan yang namanya Organisasi, dengan adanya organisasi kita dapat saling memelihara kebersamaan yang telah terjalin sebelumnya. Organisasi kecil ,contoh nya : OSIS, BEM, dll. sedangkan Organisasi yang besar, contohnya : FPI, NU, FBR, dll. Organisasi mempunyai tujuan untuk membawa hal-hal yang lebih baik.       Organisasi sendiri dibagi menjadi 2 bagian, yaitu : Organisasi Formal dan Organisasi Informal. Organisasi Formal adalah Organisasi yang di bentuk dengan adanya jabatan. seperti Ketua, Wakil ketua, Bendahara< Sekretaris, Anggota. OSIS merupakan contoh dari Organisasi Formal, yang melibatkan di bentuknya Ketua OSIS, Wakil Ketua, dll dan Organisasi Formal biasanya ada Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga. Sedangkan Organisasi Informal adalah Arisan, Arisan merupakan Organisasi yang dibentuk karena keinginan dari suatu kelompok dan tidak ada landasan hukum yang berlaku. Arisan mempunyai Ketua, Wakil, Sekretaris, Bendahara, Anggota. Semuanya dikerjakan bersama.

 

Contoh masalah yang dihadapi saat ini tentang Organisasi yaitu FPI (Front Pembela Islam) Organisasi massa Islam yang ada di Indonesia, yang mempunyai Visis Misi yang sangat bagus yaitu Ingin menertibkan masyarakat yang beragama islam agar tetap dijalan yang benar dengan melakukan Penertiban ditempat-tempat yang dianggap maksiat. Namun akhir-akhir ini FPI seperti kehilangan kepercayaan dari masyarakt indonesia, yang dikarenakan Sikap dari FPI nya yang terlihat anarkis di wilayah indonesia. Peran media dalam menyampaikan berita tentang FPI sangat gencar. Malahan sikap anarkisnya yang sering menjadi pemberitaan media, bukannya hal positifnya. hal ini berdampak jelek bagi FPI nya sendiri dan masyarakatnyapun menjadi berfikiran sema terhadap yang mereka lihat di media cetak maupun media elektronik.

Iklan

   Konflik didalam organisasi adalah hal yang bisa, karena di dalam organisasi ketidak cocokan dalam berpendapat maupun bertukar pikaran sangat di butuhkan dalam berorganisasi. contoh konflik , yaitu Konflik antar Individu , hal ini merupakan konflik yang terjadi karena adanya ketidak samaan dalam berpendapat sesama individu di organisasi tersebut. Konflik antara Individu dengan kelompok, contohnya karena Individu tersebuk kalo dateng Rapat suka tidak tepat waktu, hal ini yang menyebabkan kelompok individu tersebut merasa terganggu dengan sifat dia yang tidak disiplin. Konflik antar organisasi, contoh konflik ini bisa nya terjadi kerena ada nya perbedaan pendapat antara OSIS dengan Ekskul di sekolah yang akan saling bekerjasama dalam Program kerja OSIS maupun Ekskul itu sendiri. 

Jenis konflik di bagi menjadi 4 yaitu :

  • Konflik Vertikal, di dalam organisasi yang terdiri dari beberapa sifat manusia yang berbeda dan menjadi satu dalam organisasi, nampaknya sulit menggabungkan pikiran yang berbeda menjadi satu. Perbedaan itu memungkinkan adanya Konflik Vertikal yang disebabkan karena dilatarbelakangi ada nya faktor Kekuasaan atau ‘Jabatan’.
  • Konflik Horizontal, Konflik Horizontal contohnya tauran antar sekolah, yang melatar belakangi ada nya Kekuasaan, kesalahpahaman.
  • Konflik garis-staff, contoh dari konflik ini adalah Pembina OSIS dengan Kepala Sekolah, yang tidak menumui kesepakatan dalam anggaran biaya program kerja OSIS.
  • Konflik Peran, Konflik ini karena seseorang yang berada di organisasi mengikuti organisasi lainnya.

     Sebenernya dalam organisasi diperlukan adanya saling keterbukaan antar Individu satu dan Individu lainnya, harus adanya Komunikasi yang baik di dalam organisasi, siperlukannya Sifat-sifat di dalam organisasi seperti Tegas, Bijaksana, Cekatan, dll.