Arsip untuk November, 2011

Didalam lingkungan masyarakat diperlukan yang namanya Organisasi, dengan adanya organisasi kita dapat saling memelihara kebersamaan yang telah terjalin sebelumnya. Organisasi kecil ,contoh nya : OSIS, BEM, dll. sedangkan Organisasi yang besar, contohnya : FPI, NU, FBR, dll. Organisasi mempunyai tujuan untuk membawa hal-hal yang lebih baik.       Organisasi sendiri dibagi menjadi 2 bagian, yaitu : Organisasi Formal dan Organisasi Informal. Organisasi Formal adalah Organisasi yang di bentuk dengan adanya jabatan. seperti Ketua, Wakil ketua, Bendahara< Sekretaris, Anggota. OSIS merupakan contoh dari Organisasi Formal, yang melibatkan di bentuknya Ketua OSIS, Wakil Ketua, dll dan Organisasi Formal biasanya ada Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga. Sedangkan Organisasi Informal adalah Arisan, Arisan merupakan Organisasi yang dibentuk karena keinginan dari suatu kelompok dan tidak ada landasan hukum yang berlaku. Arisan mempunyai Ketua, Wakil, Sekretaris, Bendahara, Anggota. Semuanya dikerjakan bersama.

 

Contoh masalah yang dihadapi saat ini tentang Organisasi yaitu FPI (Front Pembela Islam) Organisasi massa Islam yang ada di Indonesia, yang mempunyai Visis Misi yang sangat bagus yaitu Ingin menertibkan masyarakat yang beragama islam agar tetap dijalan yang benar dengan melakukan Penertiban ditempat-tempat yang dianggap maksiat. Namun akhir-akhir ini FPI seperti kehilangan kepercayaan dari masyarakt indonesia, yang dikarenakan Sikap dari FPI nya yang terlihat anarkis di wilayah indonesia. Peran media dalam menyampaikan berita tentang FPI sangat gencar. Malahan sikap anarkisnya yang sering menjadi pemberitaan media, bukannya hal positifnya. hal ini berdampak jelek bagi FPI nya sendiri dan masyarakatnyapun menjadi berfikiran sema terhadap yang mereka lihat di media cetak maupun media elektronik.

Iklan

   Konflik didalam organisasi adalah hal yang bisa, karena di dalam organisasi ketidak cocokan dalam berpendapat maupun bertukar pikaran sangat di butuhkan dalam berorganisasi. contoh konflik , yaitu Konflik antar Individu , hal ini merupakan konflik yang terjadi karena adanya ketidak samaan dalam berpendapat sesama individu di organisasi tersebut. Konflik antara Individu dengan kelompok, contohnya karena Individu tersebuk kalo dateng Rapat suka tidak tepat waktu, hal ini yang menyebabkan kelompok individu tersebut merasa terganggu dengan sifat dia yang tidak disiplin. Konflik antar organisasi, contoh konflik ini bisa nya terjadi kerena ada nya perbedaan pendapat antara OSIS dengan Ekskul di sekolah yang akan saling bekerjasama dalam Program kerja OSIS maupun Ekskul itu sendiri. 

Jenis konflik di bagi menjadi 4 yaitu :

  • Konflik Vertikal, di dalam organisasi yang terdiri dari beberapa sifat manusia yang berbeda dan menjadi satu dalam organisasi, nampaknya sulit menggabungkan pikiran yang berbeda menjadi satu. Perbedaan itu memungkinkan adanya Konflik Vertikal yang disebabkan karena dilatarbelakangi ada nya faktor Kekuasaan atau ‘Jabatan’.
  • Konflik Horizontal, Konflik Horizontal contohnya tauran antar sekolah, yang melatar belakangi ada nya Kekuasaan, kesalahpahaman.
  • Konflik garis-staff, contoh dari konflik ini adalah Pembina OSIS dengan Kepala Sekolah, yang tidak menumui kesepakatan dalam anggaran biaya program kerja OSIS.
  • Konflik Peran, Konflik ini karena seseorang yang berada di organisasi mengikuti organisasi lainnya.

     Sebenernya dalam organisasi diperlukan adanya saling keterbukaan antar Individu satu dan Individu lainnya, harus adanya Komunikasi yang baik di dalam organisasi, siperlukannya Sifat-sifat di dalam organisasi seperti Tegas, Bijaksana, Cekatan, dll.

Komunikasi dalam berorganisasi

Posted: November 16, 2011 in Oktober

Komunikasi dalam organisasi adalah hal yang sangat penting, karena jika tidak ada komunikasi organisasi tidak akan berjalan.
Komunikasi dalm organisasi juga sering terjadi masalah misalnya salah paham. Maka dari itu komunikasi dalam oraganisasi harus di jaga dengan baik. Organisasi akan berjalan dengan lancar jika komunikasi antar anggotanya juga berjalan dengan baik.
Beberapa fungsi komunikasi :

* Fungsi informatif
* Fungsi regulatif
* Fungsi persuasif
* Fungsi integratif

Pengambilan keputusan sangat penting dalam organisasi. Karena pengambilan keputusan di lakukan untuk menyelesaikan masalah yang ada dalam organisasi dan mencari jalan keluar dari masalah. Pengambilan keputusan adalah proses mencari ide atau hasil untuk menyelesaikan masalah.
Ada 5 dasar dalam mengambil keputusan, yaitu :

  • intuisi
  • rasional
  • fakta
  • pengalaman
  • wewenang

Keputusan dapat di ambil oleh individu maupun kelompok. Dalam organisasi yang mengambil keputusan adalah pemimpin, keputusan itu juga harus sudah di rundingkan dengan anggota organisasi. Dalam pengambilan keputusan juga ada banyak yang harus di pertimbangkan lebih dahulu.

Perubahan merupakan hal bisa pada organisasi, perubahan mempunyai tujuan yaitu ingin memajukan organisasi dan menjadikan yang lebih baik lagi. bisanya perubahan terjadi dari ada nya masalah pada organisasi. Perubahan mempunyai dua faktor yaitu ,

  • Faktor Internal : 
  1. Perubahan Tujuan
  2. Perubahan kebijakan pemimpin
  3. Volume kegitan bertambah banyak
  4. Sikap dan prilaku dari para anggota organisasi
  • Faktor Eksternal :
  1. Hukum
  2. Politik
  3. Kebudayaan
  4. Teknologi
     Perkembangan Organisasi merupakan tujuan yang ingin dicapai, karena dengan ada perubahan Organisasi yang memiliki tujuan adanya Perubahan yang lebih baik lagi dari sebelumnya.Organisasi adalah bekerja satu tim yang dimana seseorang dari tim tersebut tidak boleh egois, dan harus mampu bekerja sama agar terwujudnya Perkembangan yang lebih baik.
Contoh : Reshuffle Kabinet
     Reshuffle kabinet sebelumya sudah dibahas kelompok 3, tapi saya akan menjelaskan tentang Perubahan dan Perkembangan dari Reshufflenya sendiri. Reshuffle merupakan hak prerogatif presiden dimana presiden mempunyai wewenang penuh atas stuktur organisasi kabinetnya.
Kabinet yang di bentuk pada tanggal 20 Oktober 2009 dan 2 tahun masa kerjanya dan dapat kita lihat kinerjanya menteri-menteri dan masyarakat sudah dapat menilai kinerjanya para memteri-menteri kabinet indonesia bersatu jilid II. 
Reshuffle sebenarnya sah-sah saja dilakukan apabila presiden memilih menteri dengan mengutamakan kualitas dari pada hanya sekedar partai koalisi atau hanya kekerabatan presiden saja. Kalau presiden memilih menteri mengutamakan Kualitas sangat masuk akal apa bila Perubahan yang sesungguhnya akan terjadi yaitu Kabinet Indonesi bersatu jilid II akan lebih baik dari sebelumnya dan tingkat kepercayaan masyarakat akan meningkat pada kabinet tersebut.Apabila presiden hanya memilih menteri dengan melihat partai koalisi maka yang terjadi adalah perkembangan kabinet ‘berjalan di tempat’ dan tidak akan pernah maju karena memilih hanya melihat partai koalisi atau kekerabatan dan tidak akan pernah maju.

Pemimpin adalah Orang yang memimpin dari sebuah organisasi, sedangkan kalau kepemimpinan adalah sikap yang dimiliki  pemimpin dan tidak bisa di rubah karena sudah melekat pada diri orang tersebut. pengaruh pemimpin sangat besar dalam organisasi karena kemampuan yang dia miliki sangat terpakai di kehidupan sehari-hari

Pemimpin juga harus mempunyai kualitas yang baik, dimana ketika di jadi pemimpin dia bisa menerapkan nya kepada orang-orang yang dia pimpin,

Contoh Topik : Masalah Pelatih dan Pemain TIMNAS

Sebenarnya semenjak pelatih yang sebelumnya di ganti, sebenarnya masyarakat sudah tahu kalo pelatih yang sekarang tuh memiliki sifat yang berbeda dari pelatih sebelumnya. Puncaknya baru akhir-akhir ini pada saat istirahat pertandingan, pelatih yang sekarang memberi komentar yang tidak layak dan membuat pemain down mentalalnya.

Harusnya pelatih bisa menenagkan pemain disaat dia terpuruh atau jatuh, karena dia melatih di Indonesia bukan di eropa, kalo di indonesia harus memberikan nasihat yang membangun agar bisa bangkit dan mencari strategi dan kalau hanya menyalahkan orang lain pasti TIMNAS tidak akan maju.